Muslimah berswafoto menyambut datangnya waktu berbuka puasa di Lebanon, belum lama ini. | AP Photo/Hassan Ammar

Ramadhan

10 May 2021, 04:51 WIB

Indahnya Ramadhan Pertama di Kampung Halaman

Bantuan Raja Salman didistribusikan ke sejumlah negara, seperti Lebanon dan Palestina.

OLEH ZAHROTUL OKTAVIANI 

Seorang pria asal Suriah beserta keluarganya akhirnya dapat menikmati bulan suci Ramadhan di kampung halamannya, Afrin. Pada 2016, ia dan keluarganya terpaksa mengungsi ke Turki karena kampung halamannya diduduki oleh kelompok teroris YPG yang berafiliasi dengan PKK. Kelompok ini menindas penduduk setempat, termasuk merekrut paksa warga sipil dan anak-anak.

Dilansir Daily Sabah, Jumat (7/5), Halil dan keluarganya kini dapat bernapas lega. Mereka telah tiba kembali di Afrin, setelah kota tersebut dibersihkan dari kelompok teroris oleh Operation Olive Branch.

Keluarga Halil, termasuk istri dan keempat anaknya, adalah satu dari ratusan keluarga yang telah kembali ke Afrin menyusul operasi yang diprakarsai Turki untuk membebaskan wilayah itu dari cengkeraman teroris.

"Kami kembali secara sukarela ke rumah tempat seluruh hidup keluarga saya dihabiskan. Ini Ramadhan pertama kami sejak itu (mengungsi). Kami kembali ke Afrin, kami sangat bahagia," ujarnya.

Sementara itu, dalam upaya membahagiakan para pengungsi Suriah dan Palestina di hari raya Idul Fitri nanti, Pusat Bantuan dan Pertolongan Kemanusiaan Raja Salman (KSrelief) telah mendistribusikan paket bantuan untuk para pengungsi tersebut, khususnya yang berada di Lebanon.

Paket bantuan itu dikirimkan ke Kota Tripoli, Zahle dan Dbayeh yang berlokasi di sebelah timur ibu kota Lebanon, Beirut. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya menyediakan pakaian bagi 6.548 anak-anak pengungsi di Lebanon, khususnya dalam menyambut Idul Fitri.

Selain di kota-kota itu, KSrelief juga mendistribusikan pakaian Idul Fitri kepada anak-anak yatim piatu pengungsi Suriah dan Palestina di beberapa wilayah lainnya di Lebanon, yakni Minya, Akkar, Naameh, Iqlim El-Kharroub, dan Bekaa. Sebanyak 1.181 anak akan mendapat bantuan dari program ini.

KSrelief juga mengumumkan telah menyelesaikan kegiatan amalnya di wilayah Palestina. Adapun kegiatan amal yang dilaksanakan, yakni distribusi bantuan pangan Ramadhan kepada keluarga yang membutuhkan di Palestina, bekerja sama dengan Organisasi Amal Hashemite Yordania (JHCO).

Dalam program ini, KSrelief telah mendistribusikan 16.550 keranjang makanan di Tepi Barat, Yerusalem, dan Jalur Gaza. Proses distribusi ini berkoordinasi dengan lembaga-lembaga masyarakat sipil serta panti asuhan di Palestina.

Dilansir di Arab News, Jumat (7/5), Direktur kantor KSrelief di Yordania, Saud Al-Hazim, mengatakan, distribusi keranjang makanan Ramadhan di Palestina menunjukkan peran Pemerintah Arab Saudi dalam membantu negara-negara yang membutuhkan.

KSrelief diketahui telah melaksanakan 1.556 kegiatan amal di 59 negara, dengan nilai lebih dari lima miliar dolar AS. Kegiatan-kegiatan amal itu dilaksanakan bekerja sama dengan 144 mitra lokal, regional, dan internasional, sejak didirikan pada Mei 2015.

Menurut laporan KSrelief baru-baru ini, negara dan wilayah yang paling banyak mendapat kucuran bantuan dari lembaga amal ini, yakni Yaman (3,53 miliar dolar AS), Palestina (363 juta dolar AS), Suriah (305 juta dolar AS), dan Somalia (203 juta dolar AS).


×