Penawaran CWLS ritel SWR-002 | Kementerian Keuangan

Ekonomi

Pemasaran Sukuk Wakaf Butuh Pendekatan Spiritual

Sisi spiritual dan sosial perlu disosialisasikan dan disebarluaskan dalam masa penawaran SWR-002.

 

JAKARTA -- Sosialisasi instrumen sukuk wakaf atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) perlu menggunakan pendekatan spiritual dan sosial terutama pada momentum Ramadhan kali ini. Anggota Dewan Komisioner Badan Wakaf Indonesia (BWI) Irfan Syauqi Beik menilai, persoalan literasi adalah salah satu tantangan dalam sosialisasi produk sukuk wakaf yang saat ini sedang dalam masa penawaran yakni SWR-002.

"Memang kita perlu melakukan edukasi yang berkelanjutan terutama terkait dengan informasi yang benar, tidak bias, dan tidak disalahgunakan atau disalahartikan," kata Irfan kepada Republika, Senin (26/4).

 

 
Jangan terjebak upaya pelemahan institusi wakaf, jangan sampai terjadi karena ini bagian dari ibadah.
Anggota Dewan Komisioner BWI Irfan Syauqi Beik
 

 

Irfan mengatakan, kunci dari agenda edukasi pada masyarakat dapat dilakukan dari sisi transparansi yakni terkait pemanfaatan dan dampak yang dihasilkan. Selain itu, yang terpenting adalah dari sisi spiritual seperti pahala yang bisa didapatkan dari produk ini.

Pendekatan spiritual dapat lebih mendalam menjangkau minat masyarakat. Dia mengatakan, penerbitan CWLS seri pertama yakni SW-001 pada tahun lalu telah dimanfaatkan untuk pembangunan Retina dan Glaukoma Center di RS Mata Achmad Wardi Serang, Banten. Fasilitas strategis tersebut bisa memberikan akses dan kesempatan kepada kaum dhuafa untuk menikmati fasilitas kesehatan mata gratis.

"Mereka bisa mendapatkan layanan operasi mata dan itu dari sisi pahala luar biasa. Ketika orang bisa melihat lagi karena wakaf uang yang kita berikan, dia bisa membaca Alquran, bisa mencari nafkah dengan baik, bisa menghasilkan kebaikan demi kebaikan, maka pahalanya akan kembali kepada kita sebagai wakif," katanya.

Sisi spiritual dan sosial seperti ini yang perlu untuk disosialisasikan dan disebarluaskan dalam masa penawaran SWR-002. Dana-dana wakaf akan dimanfaatkan untuk proyek-proyek strategis lainnya yang punya imbas signifikan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh DJPPR Kementerian Keuangan RI (@djpprkemenkeu)

Irfan juga berharap umat tidak terjebak dalam ketegangan politik dalam sosialisasi wakaf uang. Menurutnya, adanya perbedaan pandangan politik sempat membuat isu wakaf melebar dari substansinya. Ia juga menyarankan, pemerintah dapat memperbaiki komunikasi politik agar masyarakat dapat memahami manfaat wakaf lebih baik.

"Tapi di sisi lain, umat juga jangan kemudian terseret pada upaya-upaya yang menyesatkan informasi. Jangan terjebak upaya pelemahan institusi wakaf, jangan sampai terjadi karena ini bagian dari ibadah," katanya.

Kepala Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Permata, Herwin Bustaman menyampaikan, UUS Bank Permata berupaya mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui produk CWLS SWR-002. Hal ini sekaligus menjadi ajang meningkatkan pemahaman terhadap produk tersebut.

"Sejauh ini masih banyak yang belum paham dengan SWR ini, nasabah masih menganggap SWR sama dengan sukuk ritel yang merupakan instrumen investasi," katanya.

Investor SWR-002 adalah investor dengan jiwa sosial tinggi karena tidak lagi mengharapkan return atau imbal hasil dari kupon sukuk. Keuntungan dari investasi sukuk tersebut akan langsung disalurkan pada penerima manfaat melalui program yang sudah dipublikasikan oleh nazir.

Herwin menyampaikan, hingga saat ini belum terlihat seberapa besar minat dari nasabah UUS Bank Permata. Sejumlah strategi sosialisasi masih terus dijalankan baik kepada nasabah maupun karyawan di kantor-kantor cabang. 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat