Ustaz Dr Amir Faishol Fath | Republika
20 Apr 2021, 06:58 WIB

Memburu Syafaat Alquran

Banyak orang bertanya bagaimana cara mendapatkan syafaat Rasulullah SAW?

 

DIASUH OLEH USTAZ DR AMIR FAISHOL FATH; Pakar Tafsir Al-Quran dan Dai Nasional, CEO Fath Institute 

Banyak orang bertanya bagaimana cara mendapatkan syafaat Rasulullah SAW?  

Jawabannya: 

Terkait

Pertama, bacalah shalawat setiap pagi sepuluh kali dan setiap sore 10 kali. Ini berdasarkan hadis riwayat Thabrani. 

Kedua, bacalah doa setelah azan, karena di dalam doa teresbut ada doa khusus agar Nabi SAW diberi al-wasilah (derajat yang paling tinggi di surga). Nabi SAW bersabda: "Siapa yang mendoakan aku agar dapat al-wasilah aku jamin syafaatku pada hari kiamat hullat syafaati yaumal qiyamah." (HR Bukhari). 

Selain syafaat Nabi SAW, ada juga yang harus kita buru yaitu syafaat Alquran. Dari Abdullah bin Amru, bahwa Nabi SAW bersabda: "Puasa dan Alquran kelak akan memberikan syafaat kepada sang hamba pada hari kiamat. Puasa berakata: Ya Allah, aku telah menahannya agar tidak makan dan mengendalikan syhawatnya pada siang hari, maka izinkan aku untuk memberikan syafaat kepadanya.Adapun Alquran berkata: Ya Allah, aku telah menahannya dari tidur pada malam hari, izinkan aku memberikan syafaat kepadanya." (HR Ahmad). 

Menarik hubungan antara puasa dan Alquran dalam memberikan syafaat, seakan kelak keduanya menjelma jadi manusia lalu berbicara seperti manusia berbicara dan akan berjuang untuk memberikan pertolongan bagi siapa yang menjalankannya.

Caranya dalam puasa dengan menahan lapar dan haus juga menahan diri dari perbuatan dosa. Sementara, untuk Alquran dengan cara membacanya pada.tengah malam dan siang hari. 

Dalam riwayat Abu Umamah, Nabi SAW bersabda: "Bacalah Alquran, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemebri syafaat bagi para pembacanya." (HR Muslim).

 
Dengan membacanya saja secara rutin sebagai implementasi ritual baik paham isinya maupun tidak akan menjadi penyebab datangnya syafaat melalui Alquran.
 
 

Jelas, betapa mulainya orang-orang yang tekun membaca Alquran. Sebab, dengan membacanya saja secara rutin sebagai implementasi ritual baik paham isinya maupun tidak akan menjadi penyebab datangnya syafaat melalui Alquran.

Tentu dalam hal ini hendaklak berusaha membaca dengan sungguh-sungguh, sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dalam pelafalan huruf dan panjang pendeknya. Sebab Alquran diturunkan tidak saja secara tekstual melainkan juga cara membacanya. Karena itu,.dalam belajar membaca Alquran seharusnya dengan talaqqi melalui guru yang telah lulus kefasihannya dalam membaca Alquran. 

Aisyah RA meriwayatkan hadis tentang keutamaan orang yang mahir membaca Alquran dan orang yang kurang lancar membacanya. Nabi SAW bersabda: "Orang yang membaca Alquran dengan mahir, ia akan bersama dengan para malaikat yang mulia. Sedangkan orang yang mEmbaca Alquran dengan terbata-bata dalam kesulitan, ia dapat dua pahala." (HR Bukhari-Muslim). 


×