Ilustrasi kemacetan. | Republika/Putra M. Akbar
22 Jan 2021, 10:57 WIB

Sistem Looping Diterapkan untuk Kurangi Kemacetan

Kemacetan menjadi momok masyarakat di berbagai daerah

TANGERANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiapkan rencana pembangunan sistem putar arah atau looping di sejumlah lokasi yang selama ini menjadi pusat kepadatan kendaraan. Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah mengatakan, pembangunan sistem tersebut bertujuan untuk mengurangi titik kemacetan yang selama ini dikeluhkan pengendara di Kota Tangerang, Banten.

Dia menjelaskan, saat ini lokasi yang lebih dulu dibangun sistem putar arah berada di Simpang Tiga Gondrong, Kecamatan Cipondoh, “Akan dibuat looping supaya kepadatan kendaraan yang menuju wilayah Pondok Bahar (Jalan KH Mansyur) bisa berkurang,” ujar Arief di Kota Tangerang, Kamis (21/1).

Simpang Tiga Gondrong selama ini merupakan titik pertemuan antara Jalan KH Mas Mansyur dari arah timur dan Jalan KH Hasyim Ashari dari arah barat. Simpang tersebut merupakan lokasi yang kerap menciptakan kemacetan karena berbagai kendaraan saling berhadapan dari berbagai arah.

Arief mengatakan, kepadatan yang kerap terjadi di wilayah tersebut disebabkan adanya pertemuan kendaraan dari berbagai arus. Dia mengakui, titik itu saat ini belum tertata hingga memicu tersendatnya arus lalu lintas.

Terkait

“Dengan adanya looping nanti lebih tertata jadi tidak terjadi penumpukan kendaraan. Seperti yang sudah diterapkan di Simpang Sangego dan efektif mengatasi kemacetan,” ujar Arief.

Menurut dia, dinas terkait melakukan kajian agar rencana penataan Simpang Tiga Gondrong dapat segera terealisasi. “Masih dalam kajian, kita perlu merumuskan dari segala aspek,” katanya. Ke depan, tidak menutup kemungkinan penataan dilakukan di lokasi lain.

Deli Serdang

Personel Unit Lantas Polsek Pancur Batu mengatur kemacetan arus lalu lintas di lokasi longsor Jalan Jamin Ginting Km 23, Desa Tiang Layar, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Rabu."Mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, petugas Lantas memasang pelang dan rambu-rambu lalu lintas," kata Kanit Lantas Polsek Pancur Batu Iptu Sehat Sinulingga dihubungi di Medan, Rabu.

Selain itu, petugas kepolisian juga melakukan buka tutup jalur, demi kelancaran lalu lintas di lokasi tersebut. Bahu jalan longsor sepanjang lebih kurang satu meter pada Senin (18/1) malam.

Secara perlahan-lahan longsor tersebut berdampak pada keretakan aspal dan badan jalan yang terus menerus menurun."Bahkan pada Selasa (19/1) malam lokasi tersebut kembali terjadi longsor susulan, dan kini badan jalan semakin menyempit," ujarnya.

Sehat menyarankan kepada pengendara sepeda motor, mobil pribadi, dan bus umum yang melintas menuju Medan dan Berastagi atau sebaliknya agar berhati-hati melewati jalur tersebut.Pengemudi juga diharapkan tidak saling mendahului dan lebih berhati-hati melintasi lokasi longsor tersebut.

"Polsek Pancur Batu juga telah melaporkan mengenai kondisi badan jalan di lokasi longsor Jalan Jamin Ginting kepada Balai Jalan, dan petugas telah turun ke lokasi melakukan pengukuran," katanya.

Sumber : Antara/Eva Rianti


×