Ilustrasi big data | Pixabay
02 Dec 2020, 18:01 WIB

Solusi Satu Data Indonesia

Solusi Satu Data Indonesia yang komprehensif diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan tantangan tersendiri bagi industri dalam upaya pengelolaan data. Saat ini, data kian tersebar, tidak terintegrasi, dan tidak ada standardisasi pengelolaan data yang baik. 

Pada Rabu (2/12), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkenalkan BigBox, solusi big data analytics untuk program Satu Data Indonesia yang dicetuskan pemerintah.

Langkah ini, selaras dengan apa yang telah dicetuskan Presiden Joko Widodo pada 12 Juni 2019 lalu, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yakni kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang terintegrasi, akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagi-pakaikan.

Inisiatif pemerintah ini ditujukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintahan, tak hanya untuk pengambilan kebijakan tapi juga bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat.

Terkait

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, hadirnya BigBox dari Telkom merupakan solusi untuk mewujudkan Satu Data Indonesia. “Layanan big data ini memberikan solusi data yang komprehensif dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas baik oleh lembaga pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat,” ungkapnya.

photo
Pemanfaatan big data untuk mengambil keputusan yang tepat. - (Pixabay)

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa BigBox merupakan wujud nyata kontribusi Telkom dalam pemanfaatan data bagi masyarakat luas. “BigBox adalah bagian dari fokus bisnis digital yang tengah Telkom kembangkan khususnya dalam rangka mengakselerasi pengembangan platform digital,” kata Ririek. 

BigBox merupakan end-to-end big data platform dan menjadi produk dari Amoeba sebagai inkubasi model usaha rintisan internal Telkom. BigBox diyakini mampu memenuhi semua hal yang tercantum dalam kebutuhan Satu Data Indonesia. 

Mulai dari, lingkungan data yang terintegrasi dan mudah diakses, pengolahan data, analitik yang akurat dan dipertanggungjawabkan, sampai menghasilkan insight untuk pengambilan keputusan serta API (Application Programming Interface) marketplace yang memudahkan data dibagi-pakaikan. 

Meski baru diluncurkan, sepanjang perjalanan pengembangan BigBox pun telah teruji di berbagai contoh skenario implementasi big data. Beberapa di antaranya, seperti proyek yang mengintegrasikan 5.518 sumber data SPBU hingga meraih penghargaan ASEAN Federation of Engineering Organizations (AFEO) dan Data Impact Awards. 

 
BigBox adalah bagian dari fokus bisnis digital yang tengah Telkom kembangkan khususnya dalam rangka mengakselerasi pengembangan platform digital.
 
Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkom
 
 

 


×