Foto yang dilansir Fars News Agency menunjukkan lokasi pembunuhan ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh di Absard, Jumat (27/11). | Fars News/AP
01 Dec 2020, 02:00 WIB

Spekulasi Iringi Pemakaman Fakhrizadeh

Serangan atas Fakhrizadeh menggunakan senjata yang dikendalikan dari jauh.

TEHERAN -- Ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh dimakamkan, Senin (30/11). Spekulasi seputar pembunuhannya masih terus merebak, termasuk berita bahwa ia dibunuh melalui serangan yang dikendalikan jarak jauh pada 27 November.

Televisi Pemerintah Iran menayangkan pemakaman Fakhrizadeh. Peti jenazahnya diselimuti bendera Iran dan prosesi pemakaman didahului upacara militer. 

"Musuh tahu ini dan saya sebagai prajurit, mengatakan kepada mereka bahwa tidak ada kejahatan, teror, maupun tindakan bodoh yang tidak akan lolos tanpa diketahui rakyat Iran," ujar Menteri Pertahanan Iran Brigjen Amir Hatami, dalam upacara tersebut. 

Hatami menyatakan penghargaannya kepada pemerintahan dan negara yang mengecam pembunuhan Fakhrizadeh. Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa pemerintahan dan lembaga internasional yang masih bungkam atas kejahatan ini akan membuat para teroris makin berani dan suatu hari bisa saja mereka yang akan diserang teroris. 

Terkait

Prosesi pemakaman ini hanya dihadiri oleh puluhan petinggi militer dan keluarganya, karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Jenazah Fakhirzadeh kemudian dipindahkan ke pemakaman Emamzade Saleh yang berada Teheran utara.

photo
Foto yang dilansir Fars News Agency menunjukkan lokasi pembunuhan ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh di Absard, Jumat (27/11). - (Fars News/AP)

Sementara itu berbagai media Barat mengutip pernyataan Ali Shamkhani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Agung, kepada kantor berita setengah resmi, Fars, Ahad (29/11). dalam berita tersebut, Shamkhani disebut menyatakan serangan Fakhrizadeh dilakukan dari jarak jauh.

Menurutnya, serangan itu dilakukan menggunakan senapan mesin yang dioperasikan dengan remote control. Sedangkan televisi Al Alam TV menyebutkan senapan yang digunakan "dikendalikan oleh satelit".

Berita tersebut beredar secara luas di berbagai media seperti Reuters, Associated Press, Times of Israel, CNN, the Guardian, dan sejumlah media lain. Namun, penelusuran Republika belum menemukan berita tersebut di laman Fars.

Hingga Senin, berita-berita Fars tentang Fakhirzadeh masih menyebutkan kronologi serangan yang melibatkan ledakan dan berondongan peluru. Berita-berita tersebut menyebutkan, serangan itu dilakukan sejumlah orang. "Mobil Fakhrizadeh dibidik melalui peledakan dan serangan senapan mesin di Damavand's Absard, 40 kilometer sebelah timur Tehran pada Jumat," tulis Fars, Senin. 

"Saksi mata membenarkan bahwa kendaraan Fakhirzadeh diserang pertama kali dengan ledakan lalu oleh para teroris yang menyemburkan peluru ke kendaraannya," tulis Fars menambahkan.

photo
Mohsen Fakhrizadeh (kanan) dalam pertemuan dengan Pimpinan Tinggi Iran Ali Khamenei di Teheran, tahun lalu. - (Kantor Pimpinan Tinggi Iran)

Iran menuding Israel berada di balik serangan ini yang melibatkan badan intelijen Israel untuk luar negeri, Mossad. "Senjata yang dikumpulkan dari lokasi kejadian dari aksi teroris ini menunjukkan logo dan spesifikasi dari industri militer Israel," ujar sebuah sumber yang dikutip Press TV

Sedangkan Fars menyebutkan, Mossad mendapatkan akses kepada Fakhrizadeh melalui data PBB. Data itu menyebutkan Fakhrizadeh sebagai ilmuwan senior di Pusat Riset Fisika di Kementerian Pertahanan Iran. 

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen mengatakan kepada radio 103 FM, Senin, bahwa ia tidak tahu pihak yang bertannggung jawab dalam pembunuhan Fakhrizadeh. Cohen diawawancarai sebelum sumber Iran mengeluarkan pernyataan di Press TV. 

Ketika ditanya kemungkinan serangan Iran, Cohen mengatakan, "Kami memiliki supremasi intelijen kawasan, dan dalam urusan ini kami siap, kami meningkatkan kewaspadaan, di tempat-tempat yang diperlukan."

Fars menyebutkan, serangan terhadap Fakhirzadeh adalah insiden yang kelima kalinya menyasar ilmuwan Iran sejak 2010. Dalam empat insiden lainnya, ilmuwan yang tewas adalah Massoud Ali Mohammad, Majid Shahriari, Dariush Rezaeinejad, dan Mostafa Ahmadi Roshan. 

Dalam perkembangan lain, penasihat kepresidenan Amerika Serikat (AS) Jared Kushner dilaporkan terbang ke Arab Saudi dan Qatar, pekan ini. Kushner akan bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman (MBS) di Neom. 

Lawatan ini dilakukan di tengah ketegangan setelah pembunuhan Fakhrizadeh. MBS dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu khawatir, AS di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden akan kembalil bergabung dengan kesepakatan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). 

Vaksin Fakhrizadeh

Sementara, salah satu vaksin Covid-19 yang dikembangkan di bawah pengawasan Mohsen Fakhizradeh mulai diujicobakan kepada manusia. "Upaya oleh martir Fakhirzadeh untuk mengembangkan vaksin virus korona tidak akan dihentikan, dan proyek ini kini masuk tahap ujicoba kepada manusia sebagai upaya cepat oleh beliau dan rekan beliau," ujar kepala Kantor Pusat Operasi Pengendalian Virus Korona Iran, Tehran Alireza Zali, dikutip Fars, Ahad (29/11).

Zali menambahkan bahwa Fakhrizadeh dan rekan-rekannya juga berhasil mengembahkan paket tes untuk mendiagnosis infeksi virus korona. Menurutnya, paket tersebut diproduksi mengikuti standar tertinggi dunia.  

Sumber : Reuters/Associated Press


×