
Nasional
Satgas Minta Daerah tak Lengah Disiplin Protokol Kesehatan
Masih ada 12 dari 514 daerah yang memiliki kasus aktif Covid lebih dari 1.000.
JAKARTA –- Kasus positif Covid-19 di Indonesia menembus anggka 400 ribu kasus pada Rabu (28/10). Dengan panambahan kasus baru sebanyak 4.029 orang, total ada 400.483 kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia sejak pertama kali diumumkan pada Maret lalu. Per Kamis (29/10), angka itu kembali membengkak menjadi 404.048 kasus dengan penambahan harian 3.565 kasus.
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta agar pemerintah daerah tak lengah terhadap kenaikan kasus. Salah satunya, dengan melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan pada masyarakat.
“Jangan sedikit pun lengah. Selain itu lakukan penegakan disiplin protokol kesehatan pada masyarakatnya. Optimalkan peran Satgas (Satuan Tugas) Penanganan Covid di daerah untuk melakukan monitoring terhadap kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan,” kata Wiku saat konferensi pers, Kamis (29/10).
Saat ini, kata Wiku, masih ada 12 dari 514 kabupaten kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000. Daerah tersebut kini menjadi perhatian utama pemerintah karena terus-menerus masuk dalam daftar kabupaten kota dengan kasus aktif di atas 1.000.
Kota Padang menjadi daerah dengan jumlah kasus aktif tertinggi, yakni 3.306 kasus. Sebanyak 11 daerah lainnya adalah Jakarta Timur 2.663 kasus, Kota Jayapura 2.202, Jakarta Selatan 2.047, Jakarta Barat 1.951, Kota Pekanbaru 1.885. Kemudian, Kota Bekasi 1.731 kasus, Kota Depok 1.595, Kabupaten Bekasi 1.287, Jakarta Utara 1.277, Bogor 1.275, dan Jakarta Pusat 1.024.
“Yang berbeda setiap pekannya adalah peringkat dari kabupaten kota ini. Di pekan ini Kota Padang berada di peringkat 1 dengan jumlah kasus aktif terbanyak, yaitu 3.306 kasus aktif,” katanya.
Wiku mengatakan, banyaknya daerah yang masuk dalam daftar ini menunjukkan masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Karena itu, Satgas Penanganan Covid-19 terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi yang menyeluruh terhadap penerapan protokol kesehatan di daerahnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan pemeriksaan atau testing terhadap masyarakat. Pemeriksaan covid ini untuk memastikan status kesehatan seseorang. Selain itu, masyarakat yang merasakan gejala covid harus segera melakukan pemeriksaan.
Dari 404.048 kasus positif hingga Kamis, kasus aktif tercatat sebanyak 60.569 atau 14,9 persen. Sementara, jumlah orang dalam pemantauan atau suspek Covid-19 mencapai 68.888 orang. Jumlah itu turun secara drastis dari angka suspek pada Rabu yang mencapai 169.833 orang.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan bagaimana jumlah suspek bisa turun lebih dari setengahnya dalam waktu satu hari. Padahal, jumlah spesimen yang dites per Kamis hanya 34.317 orang.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, kasus yang masih menjalani perawatan di Kota Jayapura sebanyak 2.008 orang. Sebanyak 183 orang di antaranya menjalani perawatan di Hotel Sahid Jayapura. "Total warga terpapar Covid di Kota Jayapura sebanyak 4.692 orang," kata dia, Kamis (29/10).
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.