Hikmah | Republika

Hikmah

25 Apr 2020, 01:40 WIB

Menebar Kebaikan

Oleh ASEP SAPA'AT

 

Ramadhan telah tiba. Rasa syukur dan haru menggelayuti hati. Di sisi lain, rasa pilu dan sedih karena mewabahnya virus Covid-19 masih terasa. Ramadhan tahun ini terasa sangat berbeda karena penyebaran virus Covid-19. Amalan ibadah dianjurkan hanya dilakukan di rumah saja. Bagaimana kita memaknai Ramadhan di tengah mewabahnya virus Covid-19?

Bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan, salah satunya, Allah SWT akan melimpahkan pahala yang berlipat ganda bagi hamba-hamba-Nya yang beramal kebajikan. Allah SWT memiliki banyak cara untuk menyayangi hamba-Nya, salah satunya melalui ujian virus Covid-19 pada bulan Ramadhan ini.

Rasulullah SAW bersabda: “Siapa pun yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, ia pasti akan diuji.” (HR Bukhari). Ketika Allah menghendaki kebaikan, semakin besar ujian yang ditimpakan, semakin besar pula pahala yang akan didapatkan.

Sabda Rasulullah SAW: “Apabila Allah menghendaki kebaikan terhadap hamba-Nya, maka Dia menyegerakan siksanya di dunia. Dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada hamba-Nya, maka Dia menahan siksa atas dosanya hingga disempurnakan siksanya di akhirat. Sesungguhnya besarnya pahala itu bergantung besarnya ujian.” (HR Tirmidzi).

Memahami hakikat ujian merupakan pangkal asas kebahagiaan. Saat kita menyikapi ujian dengan cara berpikir dan cara bertindak positif, maka kita mendapatkan kebaikan. Ketika virus Covid-19 membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT dan menyadari tujuan hidup di dunia, hal baik yang patut disyukuri. Pada dimensi sosial, ada banyak peluang kebaikan untuk menolong sesama yang hidupnya kesusahan karena terdampak virus Covid-19.

Kita tetap dapat hidup berbahagia di tengah kondisi sulit pada bulan Ramadhan tahun ini. Terkadang kita terpaku mencari kebahagiaan dengan memenuhi keinginan kita. Padahal, ada jalan lain untuk menumbuhsuburkan kebahagiaan bagi kehidupan kita, baik di dunia dan di akhirat. Salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah berbuat kebaikan yang dilandasi keimanan. Kebahagiaan itu akan dirasakan saat kita berbuat kebaikan. Dengan kebaikan yang kita lakukan, Allah SWT berjanji akan menghapus kekhawatiran dan kesedihan dari diri kita (QS al-Baqarah: 277).

Mewabahnya virus Covid-19 pada bulan Ramdhan ini menjadi momentum terbaik bagi kita agar konsisten menjadi orang baik yang gemar menebar kebaikan. Semoga hal ini menjadi ikhtiar nyata untuk meraih predikat takwa. Wallahu a’lam bishawab.n

 


×