Petugas gabungan memberikan informasi kepada sejumlah warga saat hari pertama sosialisasi penerapan sistem ganjil genap dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di pintu masuk Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (25/9/2021). | ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
27 Sep 2021, 03:45 WIB

Wagub: Bali Siap Sambut Kedatangan Wisatawan Mancanegara

Bali akan turut menyambut pergelaran akbar World Superbike di Mandalika pada November mendatang

DENPASAR -- Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menegaskan daerah setempat sudah siap menyambut kedatangan wisatawan mancanegara, apabila pariwisata dibuka dalam waktu dekat.

"Tentu dilihat tidak hanya dari faktor internal, namun juga dari berbagai faktor pendukung lain yang memungkinkan pembukaan pariwisata Bali untuk wisman," kata Wagub Bali, Ahad (26/9).

Salah satunya, dia mengatakan, Bali akan turut menyambut pergelaran akbar WSBK (World Superbike) di Mandalika pada November mendatang dan G-20 Summit yang rencananya digelar di Bali pada 2022. "Event tersebut harus dijadikan momentum agar masyarakat dunia bisa percaya akan kondisi penanganan Covid-19 di Bali telah berjalan baik," ucap pria yang juga Ketua PHRI Bali itu.

Wagub yang biasa disapa Cok Ace itu juga menyampaikan, berbagai capaian Bali dalam menanggulangi penyebaran virus Covid-19 di Pulau Dewata. Dari segi kesehatan, Bali telah menjadi salah satu provinsi dengan capaian vaksinasi yang paling tinggi di Indonesia, yakni hampir 97 persen untuk vaksinasi pertama dan lebih dari 73 persen untuk vaksinasi kedua.

Terkait

photo
Warga yang menjual produk kerajinan menunggu pembeli di Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Karangasem, Bali, Jumat (24/9/2021). Desa wisata unggulan di wilayah Bali Timur itu berhasil terpilih menjadi 50 desa wisata terbaik di Indonesia dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. - ( ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.)

"Program vaksinasi akan terus digenjot agar bulan ini atau paling lambat awal bulan depan bisa tuntas baik vaksin dosis pertama maupun kedua," ucapnya.

Selain itu, terdapat sekitar 62 RS rujukan Covid-19 dan 25 laboratorium PCR dengan kemampuan mengetes sampel lebih dari 4.000 per hari. Tenaga kesehatan, obat-obatan hingga oksigen juga sudah sangat memadai di Bali.

"Pemerintah juga telah menyiapkan grand design skema wisatawan mancanegara di Bali yang mengatur skema wisatawan mulai dari pintu kedatangan, testing, bagi yang positif akan dirujuk ke RS, sementara yang negatif melanjutkan perjalanan ke hotel karantina, skema berwisata hingga keberangkatan ke negara asal," ujarnya.

Melihat perkembangan kasus Covid-19-19 yang akhir-akhir ini naik lagi di beberapa negara, Cok Ace juga mengatakan kemungkinan akan selektif memilih negara asal wisman. "Kami sudah mencatat beberapa negara berdasarkan length of stay di Bali. Ada sekitar empat negara, yaitu Amerika, Inggris, Jerman, dan Rusia yang rata-rata tinggal di Bali dua minggu," katanya.

Sumber : Antara


×