Bantuan beras. Warga DKI menerima bantuan beras seberat 10 kg per kepala keluarga. | Republika/Putra M. Akbar
30 Jul 2021, 15:35 WIB

5.000 Ton Beras untuk Warga DKI

Warga menerima bantuan beras seberat 10 kg per kepala keluarga.

JAKARTA -- Beban warga DKI Jakarta akibat terdampak pandemi Covid-19 sedikit terkurangi. Hal itu setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mendistribusikan Bantuan Sosial Nontunai (BSNT) berupa beras premium ke seluruh wilayah Ibu Kota.

Anies secara simbolis melepas truk pendistribusian beras tersebut di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (29/7). “Pagi hari ini, kita baru saja melepas keberangkatan truk pengantar beras yang akan dikirimkan untuk keluarga penerima di kelurahan Cakung Barat dan Cakung Timur," kata Anies.

"Ini (BSNT) didistribusikan 5.000 ton (beras), dan ada 24 RW yang hari ini menerima dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 25.137,” kata dia.

Anies menjelaskan, total penerima bantuan tersebut sebanyak 1.007.379 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM nantinya akan menerima bantuan berupa beras premium seberat 10 kilogram (kg).

Terkait

“Mulai hari ini, mereka menerima berbentuk beras seberat 10 kg per kepala keluarga yang diterima oleh KK tersebut. Kita berharap dengan memberikan bantuan, maka keluarga-keluarga di Jakarta, khususnya yang sosio ekonomi rendah, akan bisa terbantu di masa sulit seperti sekarang,” ujarnya.

Anies menuturkan, beras yang dibagikan merupakan beras yang berasal dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Indramayu, Karawang, Lampung, Ngawi, Sumedang, dan Garut. Hal ini, kata dia, merupakan bentuk kerja sama antardaerah yang sudah lama dirintis oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Food Station Tjipinang Jaya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Food Station Tjipinang Jaya (foodstation_jkt)

“Ini melanjutkan apa yang sudah kita rintis selama ini, bahwa sentra penghasil beras kita ajak kerja sama dan menyerap produksinya untuk dimanfaatkan di Jakarta. Jadi, ini di satu sisi membantu keluarga yang terdampak di Ibu Kota. Di sisi lain, kita bekerja sama langsung dengan Gapoktan di berbagai daerah dan membantu menggerakkan perekonomian petani daerah,” ujar dia.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo juga menegaskan hal serupa. Dia memastikan, bantuan beras yang disalurkan kepada masyarakat merupakan beras kualitas premium dengan merek Sentra Ramos, Tjap Bunga, dan Ojolali.

“Kualitas ada dua, premium dan medium. Untuk bansos ini food station untuk produksi beras yang premium yang kadar patahannya kurang dari 15 persen dan kadar air hanya 14 persen untuk memastikan penerima manfaat mendapatkan haknya sesuai dengan ketentuan,” ucap Pamrihadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta Premi Lasari menyampaikan, pembagian beras tersebut akan dilaksanakan pada 29 Juli-17 Agustus 2021. Penyaluran beras dilakukan oleh Penyedia BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sampai ke tingkat RT dan RW, yang selanjutnya disalurkan kepada KPM oleh perangkat RT dan RW.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Anies Baswedan (aniesbaswedan)

Premi mengatakan, sebelum hari penyaluran, perangkat RT dan RW juga telah diberi informasi mengenai daftar penerima bantuan beras. Sehingga, perangkat RT dan RW diharapkan dapat menghubungi KPM yang pindah alamat untuk datang mengambil beras sesuai jadwal dan menandatangani tanda terima beras.

"Apabila KPM sulit dihubungi, maka perangkat RT dan RW dapat mengembalikan beras kepada penyedia BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Premi.

Premi mengatakan, total ada sebanyak 1.007.379 KK. Namun, kata dia, dari jumlah tersebut, sebanyak 99.763 KK belum dapat diberikan bantuannya karena sedang dilakukan pemadanan data.

Oleh karena itu, BSNT tersebut disalurkan kepada masyarakat sebanyak 907.616 KK yang berada lima wilayah Kota Administrasi dan Kepulauan Seribu. Perinciannya, Jakarta Pusat sebanyak 50.526 KK, Jakarta Utara 181.367 KK, Jakarta Barat 73.948 KK. Kemudian, Jakarta Selatan sebanyak 142.029 KK, Jakarta Timur 457.250 KK, dan Kepulauan Seribu 2.496 KK.

Dia mengatakan, sesuai Perpres Nomor 14 Tahun 2021, penerima BSNT berupa beras ini diimbau untuk melaksanakan vaksinasi. Dia meminta kepada masyarakat yang belum divaksinasi untuk segera mendapatkan vaksin di sentra vaksin terdekat sesuai domisili. "Informasi lebih lanjut daftar penerima beras dapat dilihat pada situs corona.jakarta.go.id/id/informasi-bantuan-sosial," ungkapnya.


×