Pasukan TPNPB-OPM berpose selepas membakar pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, Intan Jaya. | Dok TPNPB OPM
11 Jan 2021, 03:00 WIB

Satu Prajurit TNI Gugur di Titigi

Jenazah prajurit TNI itu sudah dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter TNI AU.

JAYAPURA -- Anggota Yonif 400/BR, Prada Agus Kurniawan meninggal dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Ahad (10/1). Dandrem 173 PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan membenarkan adanya insiden kontak tembak hingga menyebabkan meninggalnya seorang prajurit TNI.

"Kontak senjata terjadi sekitar pukul 11.40 WIT. Korban terkena tembakan di bagian punggung," kata Iwan yang dihubungi dari Jayapura, kemarin.

Ia menjelaskan, korban bertugas di Pos Titigi yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya. Kondisi alamnya yang bergunung-gunung membuat anggota TNI rawan diserang kelompok separatis tersebut.

Jenazah korban sudah dievakuasi ke Timika dengan menggunakan helikopter milik TNI AU. Ketika ditanya tentang situasi di Titigi, Dandrem yang wilayahnya membawahi Kabupaten Intan Jaya mengatakan anggota TNI masih bersiaga. "Pengejaran masih dilakukan oleh personel dari Yonif 400/BR," kata Iwan.

Terkait

Kontak tembak antara aparat dan KKSB kerap terjadi setiap tahun. Pada 2019, lebih dari 10 anggota TNI/Polri meninggal akibat konflik berdarah tersebut. Belasan anggota TNI/Polri juga gugur sepanjang 2020. Namun, belum ada data pasti dari kepolisian maupun TN, termasuk berapa korban dari pihak KKSB.

Kontak tembak terakhir pada 2020 terjadi pada 26 November 2020. Tiga anggota TNI-AD dari Yonif 700 R dilaporkan terluka akibat kontak tembak dengan KKSB di kampung Kendibam, Distrik Paru, Kabupaten Nduga.

Bakar pesawat

Pekan lalu, KKSB juga membakar pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, Intan Jaya. Pesawat yang dipiloti Alek Luferchek, berkebangsaan Amerika Serikat itu dibakar sesaat setelah mendarat dengan membawa dua penumpang.

photo
Anggota TPNPB-OPM berposes selepas membakar pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, Intan Jaya. - (Dok TPNPB OPM)

Pilot diamankan pendeta dan masyarakat dengan membawa ke kampung tetangga dengan berjalan kaki. Pada Kamis (7/1), pilot tersebut dievakuasi ke Nabire dengan menggunakan helikopter, selanjutnya diterbangkan ke Jayapura.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yoga Triyono menyatakan, pembakaran dilakukan kelompok KKSB pimpinan Sabinus Waker. Dari laporan yang diterima, kelompok Sabinus Waker mrusak dan membakar pesawat dengan nomor penerbangan PK-MAX itu pada Rabu (6/1).

 "Kelompok itulah yang melakukan pembakaran terhadap pesawat milik MAF yang dilakukan sesaat setelah menurunkan dua orang penumpang," kata Yoga, Sabtu (9/1).

Diakuinya, kejadian pembakaran terhadap pesawat MAF sangat brutal. Padahal, selama ini maskapai itu membantu masyarakat dengan mengangkut warga beserta logistiknya.

Menurut dia, di sekitar Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, memang tidak ada aparat keamanan yang bertugas karena mereka berada di Sugapa. Namun, bila dibutuhkan, prajurit TNI siap dikerahkan. "Karena aparat yang bertugas di wilayah itu bersiaga," tegas Yogo. 


×