Mantan wali kota New York, Rudy Giuliani. | EPA-EFE/JIM LO SCALZO
08 Dec 2020, 02:00 WIB

Pengacara Pribadi Trump Positif Covid-19

Pengacara pribadi Trump itu menunjukkan sejumlah gejala Covid-19 dan langsung dibawa ke rumah sakit.

WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ahad (5/12), mengatakan, pengacara pribadinya, Rudy Giuliani (76 tahun), terinfeksi virus korona. Giuliani menunjukkan sejumlah gejala Covid-19 dan ia langsung dilarikan ke Georgetown University Medical Center di Washington. 

"Rudy Giuliani, yang sejauh ini wali kota terbaik New York City, dan telah bekerja tanpa lelah mengekspos pemilihan yang paling korup (sejauh ini) dalam sejarah AS, telah dites positif atas virus Cina," cicit Trump, Ahad.

"Cepat sembuh, Rudy, kita akan lanjutkan!" tulis Trump. 

Giuliani masih belum memberikan tanggapan atas pertanyaan media. Namun, pada Ahad malam, dia mengunggah ulang cicitan Trump tentang kondisinya. Giuliani menjadi salah satu dari daftar panjang orang Gedung Putih yang terinfeksi virus korona. Trump sendiri sempat masuk rumah sakit karena terinfeksi virus yang telah menewaskan 280 ribu warga Amerika tersebut. 

Terkait

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah Giuliani dirawat, sementara rumah sakit belum menjawab permintaan konfirmasi. Sang pengacara berkeliling negeri membantu Trump untuk membujuk anggota legislatif mengubah hasil pemilihan presiden. Pada beberapa kesempatan, ia terlihat bertemu pejabat selama berjam-jam tanpa memakai masker. 

photo
Rudy Giuliani, saat menggelar konferensi pers terkait kecurangan pemilu di Pennsylvania, November lalu. - (AP/Matt Slocum)

Giuliani menjadi ujung tombak Trump untuk mengubah hasil pemilihan presiden 3 November lalu yang dimenangkan presiden terpilih Joe Biden. Trump dan Giuliani berulang kali mengeklaim pemilihan presiden dicurangi, bertolak belakang dengan bukti yang menunjukkan tidak adanya kecurangan sama sekali.

Pada Kamis (3/12) lalu, Giuliani mengunjungi Georgia. Ia meminta anggota parlemen negara bagian untuk mengintervensi hasil pemilu yang memenangkan Biden. Giuliani juga menggunakan langkah yang sama di Michigan dan Arizona. Trump dan kroni-kroninya mengabaikan saran petugas medis untuk memakai masker dan menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran virus korona. 

Giuliani terkenal dengan sebutan 'wali kota Amerika' atas kepemimpinannya sebagai wali kota New York seusai serangan 11 September 2001. Ia terjegal berbagai kasus hukum selama pemerintahan Trump.

Jaksa federal di Manhattan menyelidiki keterlibatan bisnis Giuliani di Ukraina. Dua rekannya, Lev Parnas dan Igor Fruman, sudah didakwa atas pelanggaran pendanaan kampanye. Giuliani tidak didakwa dan membantah melakukan pelanggaran hukum. 

Sementara, kasus Covid-19 secara global dilaporkan John Hopkins University melampaui 67,14 juta kasus dan lebih dari 1,53 juta kematian. Kasus terbanyak masih terjadi di AS, yaitu lebih dari 14,76 juta kasus dan berikutnya India melampaui angka 9,67 juta kasus. 

Sumber : Reuters/Associated Press


×