Perempuan berjalan di jalan yang sepi di Lisbon, Portugal, pada masa pandemi. | AP/Armando Franca

Internasional

30 Nov 2021, 03:45 WIB

PBB: Vaksin Bantu Wisata UE Bangkit

Sertifikat digital Covid UE membantu memfasilitasi pergerakan bebas di dalam UE.

MADRID -- Penggunaan luas sertifikat Covid-19 dan peluncuran vaksin yang sukses membantu pariwisata di Uni Eropa (UE) pulih lebih cepat dibanding tempat lain. Ini tercatat pada kuartal ketiga 2021 yang dipaparkan badan priwisata PBB, World Tourism, Senin (29/11).

"Peningkatan permintaan didorong oleh peningkatan kepercayaan pengunjung di tengah kemajuan pesat dalam vaksinasi dan pelonggaran pembatasan masuk di banyak tujuan," kata laporan itu.

Kedatangan turis internasional naik 58 persen di seluruh dunia antara Juli-September 2021 dibandingkan periode yang sama pada 2020. World Tourism mengakui, jumlah tersebut masih 64 persen di bawah periode prapandemi pada 2019. Eropa mencatat kinerja relatif terbaik pada periode ini meski kedatangan internasional turun 53 persen dibandingkan dengan musim panas yang sama pada 2019.

"Di Eropa, sertifikat digital Covid UE telah membantu memfasilitasi pergerakan bebas di dalam Uni Eropa, membuka keran setelah berbulan-bulan perjalanan dibatasi," ujar laporan badan PBB tersebut.

Antara Januari hingga September, total kedatangan turis di seluruh dunia masih 76 persen di bawah tingkat prapandemi. Itu pun dengan kinerja yang tidak merata di berbagai wilayah.

photo
Pejalan kaki mengenakan masker berlatar belakang Menara Eiffel, di Paris, Prancis, Oktober 2020. - (EPA-EFE/IAN LANGSDON)

Kedatangan Eropa hanya delapan persen di bawah periode yang sama pada 2020 dalam sembilan bulan pertama 2021. Tetapi, angka ini 69 persen lebih rendah dari 2019.

Amerika Serikat mencatat hasil terkuat antara Januari-September dengan kedatangan naik satu persen dibandingkan 2020. Ini pun terhitung 65 persen di bawah level 2019 untuk periode yang sama.

Sementara itu, Karibia mencatat hasil terkuat berdasarkan subkawasan dengan kedatangan naik 55 persen dalam sembilan bulan pertama 2021. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama 2020, meskipun masih 38 persen di bawah 2019.

Namun, laju pemulihan di sektor pariwisata secara global pada kuartal ketiga tetap tidak merata. "Ini karena berbagai tingkat pembatasan mobilitas, tingkat vaksinasi, dan kepercayaan wisatawan," ujar laporan World Tourism.

Akan tetapi, kemunculan varian baru virus penyebab Covid-19 dikhawatirkan memundurkan langkah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar sidang khusus tiga hari untuk membahas varian baru omikron, mulai Senin.

Laman the Guardian menyebutkan, para menteri kesehatan anggota G-7 juga menggelar pertemuan darurat pada Senin. Sementara, para ahli berlomba untuk mengetahui tingkat bahaya yang diakibatkan omikron.

photo
Warga menunggu sebelum menaiki penerbangan Air France ke Prancis dari Bandara Internasional Tambo di Johannesburg, Afrika Selatan, Jumat (26/11/2021). Sejumlah negara termasuk Indonesia mulai menutup pintu kedatangan dari Afrika bagian selatan akibat merebaknya varian Covid-19 yang dibari sandi Omikron. - ((AP Photo/Jerome Delay))

Langkah selanjutnya

Munculnya varian omikron tak menghentikan langkah Selandia Baru untuk melakukan pelonggaran mulai pekan depan. Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, negaranya akan memberlakukan sistem hidup bersama Covid-19, Senin (29/11).

Negara Kiwi ini pun akan tetap menutup perbatasannya selama lima bulan ke depan. Ini berlaku bagi sebagian besar pengunjung dari negara lain. Sejauh ini, tidak ada kasus varian omikron yang ditemukan di Selandia Baru.

"Omikron adalah pengingat akan risiko yang masih ada di perbatasan kita," kata Ardern pada konferensi pers.

Sementara itu, Singapura dan Malaysia membuka perbatasan pada Senin. Langkah terbaru ini memungkinkan para pelancong yang sudah divaksinasi lengkap dapat menyeberang setelah dua tahun ditutup karena pandemi Covid-19. Pelancong harus memiliki hasil tes negatif untuk Covid-19 sebelum keberangkatan dan juga mengikuti tes saat kedatangan.

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob disambut oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di salah satu perbatasan darat pada Senin. Ini merupakan kunjungan resmi pertamanya sebagai perdana menteri ke Singapura.

"Kedua negara bertujuan untuk memasukkan pelancong umum dalam rencana pembukaan kembali mulai pertengahan Desember dan seterusnya," kata Lee selama konferensi pers bersama

Sumber : Reuters


×