Raisa dan Sam Kim dalam video Someday | Youtube

Geni

Obrolan Santai Raisa dan Sam Kim Berujung Kolaborasi

Sam Kim merupakan musisi muda yang lagunya kerap digunakan pada drama Korea.

Raisa menggandeng musisi asal Korea Selatan, Sam Kim, dalam lagu terbarunya berjudul “Someday”. Tembang ini menjadi rangkaian single menuju album keempat Raisa, It’s Personal

Sam Kim dikenal sebagai musisi muda yang lagunya kerap digunakan pada drama Korea, di antaranya,a “Who Are You" untuk serial “Guardian: The Lonely and Great God” dan "Love Me Like That" untuk serial “Nevertheless”. 

Proyek ini bermula dari keinginan Raisa untuk memiliki kolaborator lintas negara Asia. Pertemuan Raisa dan Sam Kim bermula dari Instagram. Keduanya mulai berkenalan hingga saling bertukar referensi musik dan akhirnya memutuskan untuk workshop daring. 

Raisa tidak menyangka obrolan santainya berujung kolaborasi. “Kami juga punya visi yang sama, semoga lagu ini bisa mengantarkan kami berdua bertemu para pendengar baru di Indonesia dan Korea," kata Raisa dalam konferensi pers di CGV FX Sudirman, Jumat (12/11).

Raisa mengungkap alasan mengapa memilih Sam sebagai rekan kolaborasi. Menurut ibu satu anak ini, Sam adalah penulis lagu yang hebat dan musisi yang benar-benar bisa diajak memproduksi lagu yang bagus.

“Dia seorang penulis lagu yang keren. Aku lihat dia itu memang musisi banget, fokus gitu,” ujarnya.

Berbicara soal proses kolaborasi, Raisa bersyukur karena Sam adalah musisi yang sangat terbuka dan menyenangkan. Bahkan, pada awal-awal menjalin komunikasi, Sam dan Raisa tidak langsung berbicara soal proyek lagu.

Istri Hamish Daud ini sempat mengira Sam sosok yang kaku dan formal. “Eh tahunya, dia open banget, komunikatif. Dua kali video call, enggak ngobrolin lagu sama sekali, kami ngobrol ke mana-mana dulu," kata Raisa.

Keakraban yang terbangun pada akhirnya membuat lagu “Someday” bisa digarap dengan mulus. Mulai dari penulisan lirik hingga komposisi musik, semua proses itu bisa digarap dengan menyenangkan.

Proses pengerjaan lagu dimulai pada awal 2021. Kondisi keduanya yang terpisah jarak, yaitu Jakarta-Seoul, kondisi pandemi Covid-19, dan jadwal masing-masing, membuat proses penggarapan baru intensif dimulai pertengahan tahun.

Sam merasa beruntung bisa bekerja sama dengan salah satu diva terbaik Indonesia, Raisa. Menurut Sam, Raisa sangat interaktif dan bertalenta dalam hal musik. Karenanya, dia merasa puas dengan hasil akhir tembang "Someday".

“Rekaman lagu ini dilakukan secara real-time walaupun kami berbeda lokasi. Hasilnya sangat memuaskan dan saya ingin berterima kasih kepada Raisa atas suara indahnya di lagu ini,” ujar Sam.

Video musik "Someday" telah dirilis pada hari yang sama di kanal Youtube Raisa (Raisa6690). Video musik yang dikemas begitu epik, ternyata memiliki tantangan tersendiri mengingat Raisa dan Sam syuting di dua negara berbeda, Indonesia dan Korea Selatan.

Bagi Raisa,kendala terbesar dalam penggarapan video musik "Someday" adalah terkait hal-hal teknis. “Kayak harus nyambung-nyambungin adegan, ya seputar teknis dari produksi, tempat, lighting,” kata dia.

Menurut Raisa pribadi, penggarapan musik video "Someday" sangat menyenangkan. Dia juga memosisikan video musik hanya sebagai pelengkap dan pendengar tetap fokus pada isi lagunya.

"Kalau dari aku pribadi, lebih ingin lagunya yang didengarkan daripada merhatikan video klip. Aku ingin musik video hanya sekadar katalog,” kata Raisa.

“Someday” bercerita tentang pasangan yang memiliki ego tinggi sehingga tidak dapat menyampaikan isi hati mereka masing-masing dengan baik. Untuk lagunya sendiri, Jukjae sebagai produser menarik beberapa referensi slow R&B. Mood lagu yang manis namun juga mellow ini memiliki nuansa soundtrack drama korea. Jukjae adalah sosok yang ikut membantu Sam Kim di album Sun and Moon (2018).

“Someday” adalah terobosan untuk Juni Records dan Raisa pada tahun ini. Label tersebut melihat lagu ini sebagai jembatan untuk menghubungkan penggemar Raisa dan juga penggemar soundtrack serial Korea Sam Kim.

Menurut CEO Juni Records Adryanto Pratono, ini kesempatan bagi Juni Records bekerja sama dengan musisi generasi Korean Wave masa kini. Dia berharap, ini adalah awalan untuk kolaborasi lain pada kemudian hari. 

“Kami selalu memimpikan bekerja sama dengan lebih banyak kolaborator dari industri dunia,” kata Adryanto.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat