Menteri BUMN Erick Thohir meberikan salam dalam penyerahan bantuan ambulans dari TASPEN kepada BP2MI di Kantor BP2MI, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (23/8/2021). TASPEN menyerahkan 4 unit ambulans kepada BP2MI sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memb | ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.
26 Aug 2021, 17:41 WIB

BUMN Didorong Capai Kuota Perempuan

Keberpihakan BUMN pada perempuan merupakan bagian dari transformasi.

JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan komitmen keberpihakannya pada generasi muda dan perempuan. Ia telah menargetkan, lima persen generasi muda dan 15 persen perempuan mengisi posisi strategis di BUMN tahun ini.

"Soal kepemimpinan muda, laporan terakhir baru empat persen lebih. Dalam kesetaraan gender laporan terakhir malah baru 12 persen, dulu dilaporkan 14 persen, ternyata baru 12 persen. Ini sudah Agustus, tinggal empat bulan,’’ kata Erick, di Jakarta, Rabu (25/8).

Menurut dia, keberpihakan pada generasi muda dan perempuan merupakan bagian dari transformasi dan suksesi kepemimpinan yang berkelanjutan di BUMN. 

Faktor ini menjadi dasar bagi Erick menunjuk Chief Transformation and Digital Officer Bio Farma, Soleh Ayubi, sebagai ketua BUMN Muda dan juga Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar sebagai ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI).

Terkait

"Sejak awal saya bilang, community base akan lebih berlanjut daripada policy base yang hanya didorong individu yang tentu ada batasnya (dari segi umur)," ujar Erick. Sebab, community base seperti roda berjalan tahun ke tahun dan tak pernah hilang.

Kendati begitu, Erick tidak ingin upaya mendorong kepemimpinan muda mengabaikan basis kapabilitas. Ia menilai, pemilihan pemimpin menjadi tonggak penting bagi sebuah korporasi yang apabila salah memilih, akan menjadi efek badai salju yang bermasalah.

"Hal itu harus menjadi tantangan kita bersama," kata Erick menambahkan. Ia pun memberikan target, pemimpin muda dan perempuan di BUMN mencapai 88 persen hingga 2023.

Ketua Srikandi BUMN sekaligus Direktur SDM dan Hukum PT Semen Indonesia (Persero) Tina Kemala Intan mengatakan, perempuan kini mendapatkan kesempatan yang sama dalam berkarier di BUMN.

Tina menyebut, Semen Indonesia menerapkan keragaman gender dengan memiliki komposisi perempuan di atas 10 persen untuk jajaran direksi. Semen Indonesia terus berusaha meningkatkan keterwakilan direksi perempuan hingga 30 persen.

"Perempuan mampu bersaing dan mempunyai kesempatan yang sama," ujar Tina. Ia yang sebelumnya berkarier dalam industri jasa, lambat laun mampu menjalankan tugasnya di industri manufaktur. Adaptasi jadi kunci bagi perempuan bisa berkembang di BUMN. 

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menekankan, keberagaman gender dan usia pemimpin untuk memajukan BUMN. Dalam keberagaman gender, kementerian ingin para pemimpin perempuan tumbuh mengingat saat ini masih rendah.

‘’Memang harus diakui, BUMN ini tumbuh dalam budaya yang lebih maskulin pada masa lalu, terlebih lagi pada BUMN sektor berat, seperti PLN, BUMN karya, dan Telkom,’’ kata Wamen yang akrab disapa Tiko.

Pada sektor itu, sebelumnya didorong skill engineering serta disiplin sehingga lebih banyak laki-laki yang menempati posisi pimpinan di sana.

Saat ini, kata Tiko, terdapat 62 perempuan yang menduduki kursi direksi dan 45 perempuan sebagai komisaris di BUMN. Per 16 Agustus 2021, persentase direksi perempuan di BUMN baru sebanyak 13 persen. Per 2 Agustus 2021, baru 10 persen perempuan yang menduduki kursi komisaris 

Keberlanjutan

Erick Thohir menyebut pula mengenai pentingnya pemimpin memikirkan soal keberlanjutan. "Itulah mengapa sejak awal komitmen saya ingin memastikan keberlanjutan dan transformasi terjadi di Kementerian BUMN, tidak hanya berdasarkan pemikiran sesaat atau ego sepihak, tetapi saya ingin memastikan benar-benar terjadi," ungkap Erick.

Faktor transformasi dan keberlanjutan ini yang membuat Erick memilih dua wakil menteri BUMN yang usianya lebih muda dibandingkan dirinya.


×