Dua nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani proses isolasi terpusat di RS Priscilla Medical Center Sampang, Cilacap, Selasa (25/5/2021). Sebanyak 33 nakes RSUD Cilacap yang terkonfirmasi positif COVID-19 saat merawat 14 ABK asal Filipina yang | ANTARA FOTO/IDHAD ZAKARIA

Inovasi

23 Jul 2021, 19:28 WIB

Meringankan Beban Pandemi Melalui Teknologi

Teknologi dapat membuat pertukaran informasi antar tenaga kesehatan berjalan secara tepat dan akurat.

Situasi berat yang selama ini terjadi akibat pandemi, tentu tak bisa dilalui sendiri. Diperlukan berbagai sinergi dari seluruh elemen masyarakat untuk membantu mengurai situasi yang terjadi. 

Cisco Indonesia bersama dengan PT Aliansi Sakti sepakat untuk berperan serta dalam penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air melalui pemberian dan instalasi lebih dari 60 unit perangkat sistem teknologi konferensi video pada Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta. Dukungan ini diharapkan dapat mempermudah komunikasi setiap pihak di zona merah Wisma Atlet, yang menjadi area untuk tim sekretariat, administrasi, tim IT, publikasi, maupun data center, dan call center

Selain RS Darurat Wisma Atlet, Cisco Indonesia melalui BNPB juga memberikan lebih dari 600 unit perangkat konferensi video kepada beberapa rumah sakit pemerintah. Beberapa perangkat yang diberikan Cisco Indonesia adalah Cisco Meraki, Cisco Webex, dan Cisco DX80. Sementara Aliansi Sakti turut membantu proses instalasi, layanan konsultasi, pelatihan, dan juga perawatan pada setiap perangkat serta sistem dan teknologi konferensi video yang diberikan. 

Andris Masengi selaku Senior Regional Manager Cisco Indonesia menjelaskan, Cisco Indonesia berkomitmen membantu perusahaan tetap melakukan kontinuitas bisnis di era pandemi. “Inisiasi ini sejalan dengan misi Cisco Indonesia untuk mengembangkan teknologi digital untuk membantu, mempermudah pekerjaan, dan memberikan solusi nyata dalam menyelesaikan permasalahan,” ujarnya. 

photo
Solusi teknologi dapat membantu para tenaga kesehatan berkoordinasi tanpa resiko kontak. - (Dok Cisco)

Senada, Vice President PT Aliansi Sakti Iswanto mengungkapkan, saat ini proses digitalisasi memiliki peran krusial dalam mempercepat kinerja dan pengambilan keputusan untuk menekan laju pandemi. “Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan kepada RS Darurat Wisma Atlet melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat menjadi solusi dari persoalan yang kita hadapi bersama,” katanya. 

Pada pelaksanaannya, instalasi Cisco DX80 yang didukung teknologi Cisco Webex ini akan membantu dan mengurangi kebutuhan kontak langsung antara tenaga ahli spesialis, tenaga kesehatan yang bertugas, dan pasien Covid-19. Teknologi ini juga dapat membuat pertukaran informasi dilakukan secara tepat dan akurat. 

Sistem aplikasi Cisco Webex juga dapat membantu dokter terkait melakukan kegiatan konsultasi psikologi jarak jauh. Termasuk juga, membantu kegiatan lain seperti diskusi zona merah ke gedung lainnya. 

photo
Solusi video konferensi dapat meminimalisir kontak antar para tenaga kesehatan. - (Dok Cisco)

Sementara itu, penggunaan dashboard Cisco Meraki berfungsi memantau seluruh trafik dan konten yang diakses di sekitar area Wisma Atlet. Terakhir, solusi keamanan Cisco Umbrella digunakan untuk melindungi data-data yang tercatat di Wisma Atlet, termasuk data pasien. 

Proses instalasi dan edukasi pelatihan penggunaan sistem teknologi konferensi video ini akan berlangsung selama dua bulan. Sejak 2010, Aliansi Sakti menjadi Cisco Partner dengan sertifikasi sebagai TelePresence Video Advanced Authorized Technology Provider yang terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi. 

 
Saat ini proses digitalisasi memiliki peran krusial dalam mempercepat kinerja dan pengambilan keputusan untuk menekan laju pandemi.
 
 


×